Muhasabah di pengujung Ramadhan

"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan saling menasehati supaya menaati kebenaran dan saling menasehati supaya menetapi kesabaran" (Q.S Al-ashr)
begitu cepatnya waktu ini berlau,
hingga tak terasa kita sudah berada di penghujung ramadhan.
yah..pagi ini adalah sahur terakhir kita
puasa siang ini adalah puasa terakhir kita,
bahkan beberapa diantara kita sudah merayakan lebaran..

Ujian Kehidupan

Hidup adalah tentang pilihan-pilihan,
dan pagi ini, bbrpa jam sblm wktu sahur tiba,
seseorg yg amat aku sayang, mski tak jarang aku brtngkr dgnnya,
mngmbil satu pilihan yg salah,
pilihan yg akhirnya mnjadi sebuah ujian bagi kami,
pilihan yg mmbuatku tak henti-hentinya mnitikkan air mata,
pun ktika aku sdg sholat, air mata itu trus saja mnglir..

Aku Lelah !!

aku lelah
lelah dengan semua ini
lelah dengan pikiran - pikiran yg tak seharusnya aku pikirkan
tapi mereka terus saja berkejaran disana
di pikiranku
tanpa memperdulikan apakah aku suka atau tidak
hingga membuat aku muak, bosan, jenuh dan lelah.

aku sadar
tak seharusnya aku mengeluh
tapi aku lelah
ya, lelah sekali
jadi, tolong berikan aku jeda
meski sejenak.
Oh God, I miss my childhood
because I'm so tired with all of my problems. 
I miss go to sleep without anything in my mind.

Ini Cerita Ramadhanku, Apa Ceritamu ?

ramadhan datang alam pun riang
menyambut bulan yang berkah
umat berdendang kumandang adzan
pertanda hati yang senang
(tompi)

 waaahh.. gak kerasa ya sebentar lagi kita akan berjumpa dgn bulan Ramadhan yg penuh berkah itu..
jadi teringat dengan keindahan2 kisah yg saya alami ketika waktu kecil dulu..
judul postingan kali ini terinspirasi dari jargon Indomie yg akhir2 ini sering kita dengar..
silahkan dibaca dan jgn lupa untuk selalu meninggalkan jejak setelah membaca ^__^

Bloof (keluarga baru, semangat baru) ^^

Bismillahirrahmanirrahim..
"Menulis adalah mencipta, dalam suatu penciptaan seseorang mengarahkan tidak hanya semua pengetahuan, daya, dan kemampuannya saja, tetapi ia sertakan seluruh jiwa dan nafas hidupnya.” [Stephen King]
awalnya, aku membuat blog ini hanya sekedar ikut2an dan utk meramaikan dunia maya,, sama seperti ketika membuat facebook, twitter, dan jejaring sosial dunia maya lainnya..
tak pernah kuduga bahwa aku akan menyukai dan mencintai dunia tulis menulis..
bagaimana tidak ? ketika itu aku hanya menulis ketika aku sedang mood utk menulis,
dan mood utk menulis itu jarang sekali dtg..bahkan ketika mood itu datang, ia sering terkalahkan oleh rasa malas yang menyerang..
akhirnya, blog ku yg pertama lebih banyak tulisan copasnya..
jenuh.. akupun meninggalkan blog itu.
aku tak pernah lagi menulis.
yang kulakukan hanya membaca, membaca, dan membaca..
tak jarang aku menitikkan bulir-bulir air mata ketika aku membaca,
aku tersihir oleh rangkaian kata demi kata yang ditulis oleh si penulis.
seolah-olah, aku yang sedang mengalami kejadian demi kejadian yg ada di cerita itu.
lalu akupun mulai tertarik untuk menulis kembali,
bukan menulis yang sekedar menulis,
tetapi menulis untuk memberikan manfaat kepada orang lain melalui tulisanku..
menumpahkan segala rasa yg sedang kualami, menyimpan kisah-kisah yg telah lalu dlm bntuk tulisan untuk dijadikan bahan muhasabah serta memperbaiki diri, untuk mengingatkan diri atas nikmat2 Allah yg belum tersyukuri..

Rindu yang Menggebu

Bismillahirrahmanirrahim..
saat ini kita memang sedang dipisahkan oleh dunia, oleh waktu, dan olehNya..
namun aku berharap agar kelak suatu saat kita dpt bertemu lg dlm keadaan bahagia dan di tempat terindah..
Surga..ya, semoga engkau disana..

tahukah engkau ? rinduku padamu begitu menggebu.
bagaimana tidak ? 8 tahun lebih sudah kau meninggalkan aku, ayah, serta ke2 kakak ku.
8 tahun tanpamu, tanpa suaramu, tanpa candamu, tanpa senyum manismu..

Untukmu Calon Imamku yang Tertulis Di Lauhul Mahfudz ^^

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum duhai calon imamku :)
apa kabarmu hari ini ? sehatkah ?
bagaimana dgn imanmu wahai calon imamku ?
apakah sesehat ragamu ? ataukah skrg ia sedang sakit ?
lalu hatimu ? apakah putih bersih atau trdapat noda2 hitam kecil sprti diriku saat ini ?
wahai calon imamku yg belum aku ketahui hingga saat ini,
walaupun aku tak tahu engkau saat ini tengah berada dimana,
namun biarkan dan izinkanlah aku bercerita denganmu melalui kalimat demi kalimat dalam tulisan ini..
semoga Allah menyampaikannya padamu lewat rinai hujan yg amat kurindukan kini.

wahai calon imamku,
maafkanlah aku..aku sang calon istrimu telah banyak melakukan dosa..
aku sang calon istrimu tak dapat menjaga hatiku hingga beberapa kali hati ini terlabuhkan pada orang lain selainmu.
aku sang calon istrimu tak bisa seperti fatimah yang mampu mencintai Ali dalam diamnya.
aku sang calon istrimu tak mampu menjaga kesucian hati dan diriku..
maafkanlah aku wahai calon imamku.. maafkan aku..