Tampilkan postingan dengan label muhasabah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muhasabah. Tampilkan semua postingan

Muhasabah di pengujung Ramadhan

"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan saling menasehati supaya menaati kebenaran dan saling menasehati supaya menetapi kesabaran" (Q.S Al-ashr)
begitu cepatnya waktu ini berlau,
hingga tak terasa kita sudah berada di penghujung ramadhan.
yah..pagi ini adalah sahur terakhir kita
puasa siang ini adalah puasa terakhir kita,
bahkan beberapa diantara kita sudah merayakan lebaran..

Gambaran Hari Kiamat


Rupa Kiamat - Bacalah, jika kamu seorang manusia.

*Pesan : Belajarlah menghabiskan bacaan hingga titik akhir. Itu ciri manusia berguna. 

✐ Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya seperti tanduk besar) yang memekakkan telinga, seluruh makhluk mati kecuali Izrail & beberapa malaikat yang lain. Selepas itu, Izrail pun mencabut nyawa malaikat yang tinggal dan akhirnya nyawanya sendiri.

✐ Selepas semua makhluk mati, Tuhan pun berfirman mafhumnya “Kepunyaan siapakah kerajaan hari ini?” Tiada siapa yang menjawab. Lalu Dia sendiri menjawab dengan keagunganNya “Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.” Ini menunjukkan kebesaran & keagunganNya sebagai Tuhan yg Maha Kuasa lagi Maha Kekal Hidup, tidak mati.

✐ Selepas 40 tahun, Malaikat Israfil a.s. dihidupkan, seterusnya meniup sangkakala untuk kali ke-2, lantas seluruh makhluk hidup semula di atas bumi putih, berupa padang Mahsyar (umpama padang Arafah) yang rata tidak berbukit atau bulat seperti bumi.

✐ Sekelian manusia hidup melalui benih anak Adam yg disebut “Ajbuz Zanbi” yang berada di hujung tulang belakang mereka. Hiduplah manusia umpama anak pokok yang kembang membesar dari biji benih.

✐ Semua manusia dan jin dibangkitkan dalam keadaan telanjang dan hina. Mereka tidak rasa malu kerana pada ketika itu hati mereka sangat takut dan bimbang tentang nasib & masa depan yang akan mereka hadapi kelak.

✐ Lalu datanglah api yang berterbangan dengan bunyi seperti guruh yang menghalau manusia, jin dan binatang ke tempat perhimpunan besar. Bergeraklah mereka menggunakan tunggangan (bagi yang banyak amal), berjalan kaki (bagi yang kurang amalan) dan berjalan dengan muka (bagi yang banyak dosa). Ketika itu, ibu akan lupakan anak, suami akan lupakan isteri, setiap manusia sibuk memikirkan nasib mereka.

✐ Setelah semua makhluk dikumpulkan, matahari dan bulan dihapuskan cahayanya, lalu mereka tinggal dalam kegelapan tanpa cahaya. Berlakulah huru-hara yang amat dahsyat.

Dakwah Kita Hari Ini

Sudah lelah kah kau kawan atas perjuangan dakwah ini?? Hhmm mungkin jadwal syuro yang padat itu membuatmu lemah?? Atau tak pernah punya waktu istirahat di akhir pekan yang kau gusarkan?? Atau pusingnya fikiranmu mempersiapkan acara2 bertemakan dakwah yang membuatmu ingin terpejam?? Atau panasnya aspal jalanan saat kau aksi yang ingin membuatmu “rehat sejenak”??? atau sulitnya mencari orang yang ingin kau ajak ke jalan ini yang kau risaukan?? Atau karena seringnya juniormu meminta infak2mu yang membuatmu ingin menjauh?? 

Dakwah kita hari ini hanya sebatas ‘itu’ saja kawan.hehe bukan ingin melemahkan tapi izinkan saya showing kali ini…. Taukah kau Umar bin Abdul Azis?? Tubuhnya hancur dalam rangka 2 tahun masa memimpinnya...2 tahun kawan, Cuma 2 tahun memimpin tubuhnya yang perkasa bisa rontok..kemudian sakit lalu syahid...sulit membayangkan sekeras apa sang khalifah bekerja…tapi salah satu pencapainya adalah..saat itu umat kebingungan siapa yang harus di beri zakat…tak ada lagi orang miskin yang layak di beri infak…

Apakah kau lelah berdakwah kawan...saat baru kau rasa ternyata selain indah dakwah itu banyak konsekuensinya... Memang seperti itu dakwah.

meng-Hijrah-kan diriku,,dari yg "lama" menjadi yg "baru" ^^

 
 
Detik berganti menit,
Menit berganti jam,
Jam berganti hari,
Hari berganti Minggu,
Minggu berganti bulan, dan
Bulan berganti Tahun..





Entah sudah berapa banyak dosa yang kulakukan selama itu..
Aku..
orang yang sebenarnya telah lama Kau berikan "hidayah",
tapi, perilaku, sifat, dan lisanku terkadang masih sering seperti orang kebanyakan pada umumnya..
aku masih tergiur dan terlena oleh keindahan duniaMu,
tak jarang aku bermaksiat kepadaMu,
menzinai mata, hati, lisan, fikiran, dan fisik,
menyakiti hati saudara, teman, sahabat, bahkan orang tuaku..
dikala Kau berikan aku kesedihan, kesusahan, kegundahan, keresahan,, aku mencari2 keberadaanMu,
saat Kau coba aku dengan ujianMu, masih sering aku mengeluh bahkan sampai bersu'udzhon kpdMu,
mengira Engkau tak sayang dan tak adil padaku..
Tapi, saat kau limpahkan kebahagiaan, kemewahan, kesenangan,
aQ bahkan lupa untuk bersyukur kpdMu..
selama ini aku lebih senang curhat dan meminta bantuan kpa makhlukMu daripada kpdMu,
aQ masih mencintai makhlukMu diatas cintaku padaMu,
hingga dgn santai dan tanpa malu2 aku menduakanMu, tak bersyukur kepadaMu, menyia-nyiakan waktu yg Kau berikan padaku, seolah-olah Kau tak melihat dan tak tau apa yang sedang aku kerjakan, fikirkan dan bicarakan.